Rabu, 03 Maret 2021
Minggu, 01 November 2020
Helo hai... Log time no see..
Setelah sekian lama blog ini terbengkalai, akhirnya ada kesempatan di mana segala sesuatunya mendukung saya untuk kembali dan bangkit. Well, it's not an easy journey to be here standing tall at this point.
Setelah mengalami banyak drama kehidupan, yang mudah-mudahan bisa aku share di blog ini dalam lain kesempatan, saya sempat merasakan situasi (yang menurut saya) selalu tidak cocok dengan semangat menulis timbul tenggelam ini. Namun ternyata, kalau dipahami baik-baik, bukan situasinya yang salah tetapi ketangguhan diri saya.
Have you ever heard depression? Well, I've been there. Profesionally diagnosed. Jadi bukan ngarang, nebak-nebak atau kira-kira sendiri ya. Belum lagi ditambah tugas lain yang dulu saya pikir hanya sebatas kewajiban dan tanggung jawab, tetapi sekarang saya melihatnya sebagai anugrah, kesempatan baik, dan kebahagiaan, yaitu menjadi ibu.
Setelah menajadi seorang ibu, terutama ibu rumah tangga, saya sadari betul bahwa memiliki waktu yang sempurna untuk diri sendiri dan bekerja adalah mustahil. Kesadaran ini membuat saya yang dulu sering kesal hingga merasa tidak berdaya dan tidak punya masa depan. Psikolog saya pun pernah bilang, kalau saya ini karakternya perfectionist. Karakter perfectionist itu selalu pilih hitam atau putih, gak bisa dan gak mau berada dan memilih di tengah-tengah atau area abu-abu. Sehingga meskipun bisa diakal-akali dan berjalan dengan banyak kekurangan, saya tidak akan mengambil opsi itu.
Tetapi itu dulu. Saya sekarang ada dalam titik penerimaan (berusaha menerima). Saya kerap melakukan percakapan kebatiniahan dengan diri saya sendiri untuk membuat segala sesuatunya dapat berjalan bersamaan meski tidak sesempurna harapan.
Pernah gak dengar soal five stages of grief? Saya mengalami ini. The five stages of grief are
1. Denial/Penyangkalan
2. Anger
3. Bargaining
4. Depression
5. Acceptance
Finally, I'm at the final stages. Horay!!!
Dan dari pengalaman itu saya mengerti kalau memutuskan kembali dan bangkit memang bukan perkara mudah. Mungkin bisa jadi sangat sulit bagi sebagian orang. Please always being nice with others even when you have to say no. We never know what they're struggling at.
Semoga tekad saya ini senantiasa diberkahi Allah SWT, hingga berharap dapat membuahkan beberapa karya yang akan jadi warisan dan rekam jejak untuk anak cucu di kemudian hari. So, here I am, ready for many projects ahead. Insya Allah.
Minggu, 03 Desember 2017
Rabu, 06 September 2017
Kamis, 17 Agustus 2017
Minggu, 30 Juli 2017
Rabu, 19 Oktober 2016
Jadi ceritanya saya sempat kecewa sama Netflix karena kebanyakan film yang mereka sediakan bukan film baru dan hampir sebagian besar sudah pernah saya tonton. Ulasan mengenai ini bisa dicek di 1 Month Netflix Free Trial. Dalam postingan itu, saya menyatakan ingin berhenti berlangganan namun karena selalu kelupaan mengubah pengaturan berlangganan jadi keterusan deh. Eh ya..keterusan itu akhirnya berhenti juga sekitar tiga hari yang lalu. Tapi sekarang saya kangen Netflix-an dong... Nah loh.
Selasa, 09 Agustus 2016
Minggu, 10 Juli 2016
Jadi ceritanya, saya lagi pengen ngumpulin mereka yang suka dan sudah mahir ngeblog. Tapi gak semua blogger loh ya. Khusus orang-orang Tegal dan sekitarnya aja. Dengan mengemban misi yang mulia. Saya pun nekat bikin komunitas.
Minggu, 05 Juni 2016
Senin, 28 Maret 2016
Senin, 11 Januari 2016
Senin, 21 September 2015
Kamis, 10 September 2015
Senin, 24 Agustus 2015
Entah kenapa hal ini jadi seperti mengerubuti pikiran saya. Rasanya sayang kalau tidak dituangkan. Siapa tau pendapat saya bisa dijadikan perenungan untuk mencari solusi yang bermanfaat bagi semua.








