Minggu, 30 Juli 2017

What We Choose And What We Let To Stay Are What We Becoming Next

22.56 2 Comments
Sebagai pegawai yang sejak awal proses rekruitment pun sudah diberi peringatan "Bersedia di tempatkan di seluruh Indonesia", maka persyaratan itu pun kemudian menjadi hal yang paling harus dipersiapkan. Jujur saja, saat saya masih lajang, saya sama sekali tak perduli mau ditempatkan dimana. Saya justru penasaran dan merasa berpetualang kalau sampai di tempatkan di Kalimantan, Sulawesi, mapun Papua.

Setelah dekat dengan suami (saat itu masih pacar) hal ini pula lah yang saya ungkapkan lebih dulu sebelum hubungan kami berjalan lebih serius. Alhamdulillah, saya dan suami sama-sama tak masalah. Saya pun sadar diri atas kodrat wanita yang memang lebih baik menurut dengan keputusan Imamnya. Syukurnya suami saya terbuka dan tak pernah memaksa, segala keputusan mengenai pekerjaan dan hal lainnya kita diskusikan dengan penuh pertimbangan, tanpa tekanan, dan yang pasti keputusan diambil dengan sadar juga legowo. Syukur saya juga semakin bertambah karena sampai dengan saat ini saya masih bisa bekerja dan tinggal bersama suami sementara banyak kawan di kantor yang harus hidup terpisah karena pekerjaan.

Saya dan suami merupakan salah satu yang percaya bahwa pilihan dimana kita tinggal akan sangat berpengaruh dengan kualitas hidup yang kita jalani. Dulu, dalam obrolan yang penuh mimpi, suami ingin sekali keluar Jakarta, karena bagi dia kota ini tak lagi cocok untuk dirinya. Saya pun merasa kan hal yang sama. Lantas kami sama-sama berkhayal kota mana yang paling nyaman bagi kami untuk kami tinggali. Yogyakarta dan Magelang merupakan dua kota yang masuk daftar kota ideal dan masuk dalam pertimbangan kami. 

Kenapa Yogya dan Magelang? Alasannya banyak dan memang sangat bergantung pada cara kita berpikir dan sudut pandang yang digunakan. Saya dan suami merasa kedua kota itu memenuhi beberapa kriteria yang kami cari. Budaya, kearifan lokal, kehidupan beragama, hiburan, kenyamanan, dan tingkat kesejahteraan.

Selasa, 11 Juli 2017

The Body Shop Himalayan Charcoal Purifying Glow Mask Review

05.03 0 Comments
Baru sekitar seminggu yang lalu saya memutuskan membeli beberapa produk The Body Shop sekaligus dalam satu waktu. Sebenarnya cukup bikin gundah gulana. Ya gimana enggak, nabungnya perjuangan banget tapi ngabisinnya cuma dalam sekejap bayar aja. 😄 Meskipun cukup bikin kantong kempes, saya gak nyesel loh. Nah, supaya lebih bisa mengulas dengan lebih detail, saya buat ulasannya satu per satu aja ya. Produk lainnya menyusul. Produk pertama yang mau saya ulas lebih dulu adalah Himalayan Charcoal Purifying Glow Mask. Seperti ini nih penampakannya.



Rabu, 01 Februari 2017

Make Over Intense Matte Lip Cream 003 Review_Lipstik Favorit Kali Ini

02.21 0 Comments


Kalau urusan lipstik, sering kali saya coba-coba merk ini dan itu. Cocok sama yang ini eh beberapa hari kemudian pindah merk yang itu. Sebenarnya punya lipstik kesayangan lebih dari satu jenis dan dari berbagai merk sah-sah aja, asal dompet mampu ngejabaninnya aja. :D

Setelah punya sekian banyak lipstik, kali ini saya cobain Make Over Intense Matte Lip Cream varian warna nomor 003. Awal pakai sih biasa aja, tapi setelah cobain ini sekitar seminggu, terus sayanya luluh dong. Sampai-sampai mendeklarasikan "gak masalah kalau cuma punya satu lipstik, asal lipstiknya make over matte lip cream no 03 ini." Lebay yah? Ah gak juga. Ini nih yang bikin lipstik satu ini jadi top markotop favorit dan andalan saya banget.