Pembuktian Pertama - Sop

18.59 Amalia Fw 0 Comments

Untuk membuktikan kemampuan  memasak mungkin harus melewati beberapa tahap. Pembuktian pertama dapat dilakukan dengan membuat sop enak tanpa bumbu penyedap.

Awal-awal agak susah memang menakar komposisi bumbu, terutama garam, lama-kelamaan terbiasa. Terbiasa keasinan. :)) Maksudnya, lama-lama juga akan terbiasa menakar komposisi.



Awal memasak, saya belum berani buat yang rumit-rumit. Saya buat aja sayur sop, dengan bahan-bahan sbb:

1. Brokoli
2. Wortel
3. Kentang
4. Ayam seadanya

Oleh karena, memakai ayam disini, jadi saya harus merebusnya lebih dulu supaya empuk. Bumbu yang saya gunakan :

a. Bawang putih
b. Bawang merah
c. Merica bubuk
d. Cabai bubuk
e. Garam
f. Gula

Kenapa pakai cabai bubuk??
Mungkin sebagian kita, ada yang memasak sop tanpa menggunakan cabai bubuk. Saya menggunakan cabai bubuk hanya untuk aroma saja, karena saya suka pedas, tapi cabai bubuk yang saya gunakan tidak memberikan rasa pedas loh.

Kenapa tidak disebutkan takarannya??
Karena saya belum pandai menakar dan mengatur komposisi, saya cuma pakai feeling saja. :))

Bagaimana cara memasaknya?
Begini : 
1. Rebus ayam dengan air hampir memenuhi panci. Setidaknya butuh 30 menit agar ayam empuk. Jika saya punya waktu lebih panjang, saya merebusnya sampai airnya sat (habis), agar saya yakin ayam sudah benar-benar empuk.
2. Siapkan Bawang putih dan bawang merah, cincang halus. Siapkan pula Merica bubuk, cabai bubuk, garam, dan gula dekat kompor, supaya kalau dibutuhkan tidak butuh waktu lama untuk mengambilnya.
3. Kuliti kulit luar wortel dan kentang.
4. Cuci wortel, kentang, dan brokoli.
5. Potong dadu, atau bentuk sesukanya. Khusus untuk wortel, hindari memotong terlalu tebal, agar tak butuh waktu lama untuk membuatnya tidak lagu keras. Kalau sayur sop dimasak terlalu lama, yang menjadi korban adalah brokoli. Hijau brokoli akan jadi pucat.
6. Saat ayam sudah empuk, ambil dan tiriskan.
7. Rebus air secukupnya dalam panci sampai mendidih.
8. Saat air rebusan sudah mendidih, masukan wortel, kentang dan brokoli yang sudah dipotong ke dalamnya. Kemudian masukan bawang putih dan bawang merah yang sudah dicincang, aduk-aduk.
9. Masukan ayam (Jika ingin ayam berbentuk potongan-potongan yang lebih kecil, maka potonglah lebih dulu)
10. Masukan merica bubuk, cabai bubuk, garam, dan gula. Ingat ya, pemakaian cabai bubuk disini cukup sedikit saja. Seuprit. Supaya air sop tidak berubah warna menjadi merah.
11. Aduk-aduk. Biarkan selama kurang lebih satu sampai dua menit. Cicipi wortel dan kentangnya, jika sudah empuk, matikan kompor, ambil mangkuk, tuangkan sop dalam mangkuk.
12, Sop siap dinikmati.

Kenapa airnya direbus dulu sampai menididih tidak dibiarkan mendidih bersama sayur?
Entah yang benar bagaimana. Tapi dalam sugesti di benak saya, pasti lah dalam air yang tidak matang ada kuman atau bakteri. Kalau tidak dibunuh lebih dulu dengan membuatnya mendidih, bisa jadi dia  bercampur dengan kuman atau bakteri dari sayuran yang membuatnya kebal. 

Karena saat kita memasak, kita pasti menunggu semua yang kita masukan ke dalamnya matang dan empuk. Tindakan itu diiringi dengan kebiasaan mengecilkan api, dengan anggapan air tidak cepat mendidih dan mbulak-mbulak keluar panci karena penuh terisi sayuran dan daging ayam. 

Mengecilkan api membuat air lebih lama matang dari seharusnya. Ini artinya membuat kuman atau bakteri dalam air membiasakan diri dengan suhu, bukan membuatnya kewalahan dan mati.

Apa itu mbulak-mbulak?
Maaf, saya masih bingung menerjemahkannya dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Apa ada barang bukti yang membuktikan sudah pernah melakukan pembuktian pertama? Foto misalnya???
Foto sayur sop yang dulu saya buat sebagai karya perdana dunia perdapuran, gak ada. Tapi, saya ada foto sayur sop yang sekitar lusa lalu saya buat dengan daging sapi. Maklum abis lebaran kambing. Cara memasaknya sama kok, cuma kali ini saya tidak pakai kentang tapi saya ganti dengan jagung manis.



Jika, pembuktian kemampuan dasar ini berhasil, warna sayur bagus, sayur dan daging empuk, juga enak tanpa bumbu penyedap. Artinya, bisa dan diperbolehkan untuk naik ke stage berikutnya. Selamat mencoba, :)

0 komentar: