Antara Kondangan, Numpang Makan, dan Jalan-Jalan

19.23 Amalia Fw 1 Comments


Well, niat kami ke Bandung emang agak rancu. Pertama, niatnya mau kondangan. Kedua, niatnya pengen jalan-jalan. Ketiga, kami ga punya uang. Jadi terbentuklah niat. Kondangan-numpang makan-jalan-jalan. hoho.


Sabtu sekitar jam delapan pagi, kosan gue heboh. 7 cewe heboh dandan mau kondangan. Mobil sewaan beserta supirnya stand by di depan. Makin panik pas udah makin siang. Bisa-bisa nyampe Bandung kondangan bubar makanan abis? Gawat! Hahaha.

Okay, berangkat lah kami dengan perlengkapan perang seadanya. ada yang lanjut dandan di mobil, ada yg sibuk berhijab ala ala alay, ada pula yang..tidur!


Singkat cerita sampai lah kami di Bandung. Yap, jam 12 kurang, masih cukup kali ya buat nguber makanan? hahaha. Fokus sama makanan, kami lupa sama jalanan. Udah keburu say 'horee" eh ternyata nyasar kemane mane cuy..

Sampai lah kami di tempat kondangan, buru-buru salaman dan nguber makanan. Oke, kami terselamatkan karena resepsi pernikahannya belum bubar, ya..meskipun tidak semua makanan terselamatkan. Laper di jalan kami lampiaskan di sini. HAHA *laughdevil 

Sudah kenyang? YA. Kondangan? Beres. Jalan-jalan? AYUK! Ganti Baju? Belom. Okay, kami cari hotel yang udah kami booking pake jasa Agoda, biasa lah cari yang promo. Masih inget banget harga tuh hotel, 700 ribu dua hari semalem dengan dua kasur ukurang king. Cucok lah, secara kami bertujuh. Muat meskipun kayak ikan pepes. hihi.

Hari mulai sore. Rencananya sebelum magrib kami berangkat jalan-jalan. Tapi biasa lah, namanya juga cewe, oiya..tujuh cewe dalam satu kamar, so.. yo know lah, LAMA! Brat bret brot, sekitar hampir jam tujuh malam baru lah kami jalan. Bingung tujuannya, pergi lah kami ke rumah sosis. Loh katanya ga punya duit? Tenang... sebelum ke Bandung, kami buat yang namanya uang kas. Dengan berbekal uang kas seadanya dan secukupnya, makan lah kita di rumah sosis dengan porsi iritnya uang kas. Inget, masih ada besok, jadi uang kas juga harus tahan sampai besok! hihi.



Sebelum dan sesudah makan, gak lupa kami bernarsis ria. Segala pose dan angel dicoba. Mulai dari di pojokan sampe di tengah-tengah jalan dijabani. haha. *just kidding. Tapi bener loh, kami ini ga bisa lepas dari kamera. Mungkin kalo ada orang lain ambil foto sebelah kami juga rasanya pengen ikutan kali. haha. *laughdevil




Pulang dari rumah sosis rencananya mau ke bukit bintang. Tapi ada satu temen cowo yang minta disamperin buat jalan-jalan bareng. Berhubung kami cewe-cewe baik hati dan tidak sombong jadi kami samperin deh.

Butuh perjuangan ternyata ke bukit bintang itu. Setelah bermacet-macet ria jemput temen kami tadi tuh, kami juga nyasar ga tentu arah cuma buat nemuin bukit bintang. Dan akhirnya, gagal pemirsah! Supir menyerah. dan kami pun lelah. Pulang lah kami ke hotel, setelah sebelumnya mengantar teman kami yang paling tampan itu ke hotelnya.

Singkat cerita, sampailah kami di hotel. Dan tidur kemudian bangun kesiangan. Okay, cewe, dan semuanya pelor *ups. jadi harap maklum aja ya..kami baru siap menggila lagi tepat waktunya check out. That's right, jam dua belas siang tepat.

Rencana kami pergi ke Kawah Putih, tapi berhubung ada kondangan teman juga. Okelah, sembari numpang makan mari kita kondangan dulu. hihi.

Rasa-rasanya kalo ga nyasar atau kebingungan cari jalan itu kurang afdol. syukur alhamdulillahnya, kali ini gak terlalu lama kebingungannya, jadi bisa segera "makannnn,,,!". 

Selesai makan..eh salah.. selesai kondangan langsung capcus.. Kawah Putih kami datang!

Perjalanan ke kawah Putih ternyata lama juga. Sampai-sampainya di sana asap belerang lagi naik dan tebal pula. Tapi, selaku cewek-cewek narsis sejagat raya, asap belerang ga akan mampu menghalangi kami berfoto-foto satu jam lebih. Bahkan, meskipun terus-terusan diperingatkan untuk segera meninggalkan kawah putih karena asap belerangnya berbahaya untuk pernafasan, kami gak pernah ambil pusing, kalau perlu foto-foto sembari pake masker pun...boleh lah. Cakep!








Capek jadi foto model yang diserang asap belerang, kami pindah spot. Tapi sebelum mulai photoshoot selanjutnya kami beli bantal strawberry yang sama. Dan belinya pake nawar, dan beli nya pake rebutan. haha.



Foto-foto dimulai lagi, batal strawberry pun beraksi. ga peduli orang bilang apa, foto jalan terus, sampai-sampai susah buat ngajakin pulang. Sadar-sadar udah sore. Mau gak mau kami pulang. Pulang meluk bantal strawberry nya masing-masing. Tidur nyenyak dan nyaman meskipun empet-empetan. Hanya Bapak Supir saja yang masih terjaga menahan kantuknya sedari kemarin. Membiarkan matanya memerah memelototi jalanan malam agar kami selamat sampai Jakarta. :) Jalan-jalan singkat kali ini pun usai.

1 komentar: