Minggu, 20 Agustus 2017

# Another Review # Prelo Blog Competition

Cara Termudah Menjual Barang Bekas

Pernah gak sih kalian merasa sayang membuang suatu barang meskipun barang itu tidak lagi dibutuhkan? Saya kerap sekali berada di dilema seperti ini, punya barang bekas yang sayang dibuang tapi sudah jarang bahkan tidak lagi dimanfaatkan. Seringnya sih kejadian di barang-barang kosmetik yang saya miliki. Mau dibuang sayang, tapi juga gak pernah dipakai lagi, tau-tau expired. Duh sayang banget deh.

Tadinya saya pikir, kosmetik-kosmetik yang saya punya tidak berharga. Tapi setelah cari-cari di Google Play Store dan nemu aplikasi "Prelo", saya berubah pikiran. Kosmetik bekas yang tak seberapa pun ternyata masih bisa dijual loh. Udah gitu, yang bikin saya makin suka, step by step -nya Prelo gampang banget dan user friendly




Kenapa dijual kosmetiknya Li?
Pertama, saya gampang terbuai dengan promo.
Kedua, keinginan untuk tampil cantik menawan, kalau perlu sampe glowing in the dark bikin saya gampang beli lipstik lah, cleanser lah, bedak lah, dan lain sebagainya. 😁
Ketiga, saya harus terima kenyataan (sambil terus bersyukur) kalau wajah saya ini terhitung mudah berjerawat. Jadi kalau di pemakaian pertama saja sudah muncul-muncul tanda-tanda gak cocok, saya gak akan berani untuk mencoba kedua kalinya. Jadi bisa dibayangkan ya betapa mudahnya saya punya kosmetik yang cuma satu atau dua kali pakai terus nganggur begitu saja.

Udah kepikiran sih apa aja yang mau saya jual. Pertama-tama, yang memang sudah saya posting beberapa menit lalu di Prelo, ada The Body Shop Moisture Foundation bekas yang baru sekali dipakai dan itu pun gak lebih dari seujung kuku. Kedua, (pas nulis ini) tiba-tiba keingetan kalau saya masih punya toner wajah yang sebenarnya gak bekas, original dan belum terpakai sama sekali, cuma isinya saja yang saya bagi-bagi ke dalam botol-botol kecil. Ketiga, saya ada masker lumpur yang isinya masih cukup banyak. Dan saya rasa masih banyak kosmetik lainnya lagi yang justru akan bermanfaat kalau saya jual.


Wah, kayaknya saya perlu buat daftar nya segera nih supaya gak gampang lupa. Mungkin daftarnya bakal saya bagi dua, preloved items list of the queen dan preloved items list of the king. Yang satu buat daftar barang-barang second saya, dan yang satunya lagi untuk barang-barang second suami. Karena seinget saya, suami juga punya kaki katak second, hp second, dan Mac Book Air second. Lumayan banget kan kalau dijual lagi. 😄

Oya, sampe lupa.. ternyata di Prelo juga banyak yang menjual produk-produk second berkualitas loh. Dan Prelo menjamin keasliannya. Peraturannya dibuat jelas. Penjual telah diinfokan di awal, jika barang terbukti tidak asli maka pembeli berhak mendapatkan refund. Dengan adanya peraturan ini, setidaknya pembeli akan lebih merasa aman saat berbelanja.

Satu hal lagi nih, kategori yang disediakan Prelo gak cuma women, gadget, beauty, living, baby & kid, dan hobby saja loh, tapi juga buku. Yap, yang satu ini saya sadar betul kalau gak semua e-commerce menyedikan kategori buku. Dengan adanya kategori ini, tentu saja Prelo akan jadi salah satu sumber saya mencari buku-buku bekas. Karena berdasarkan pengalaman, cari buku bekas itu susah loh, terutama yang bagus-bagus ya. Sedih kan, kalau tau ada buku lama yang bagus tapi gak tau bisa beli dimana? Atau cuma saya saja yang merasa seperti itu? Saya rasa sih book lovers bakal setuju juga. 😉


1 komentar: