Semangat, Kemana Kamu Pergi?

18.32 Amalia Fw 0 Comments

Sebenarnya saya ingin menulis sesuatu karena kehilangan semangat untuk maju. Merasa tidak memiliki ruang untuk mengembangkan potensi diri. Sedang mencari jalan tengah, solusi terbaik antara resign atau tetap bekerja. Akhirnya cuma bisa nulis asal kata aja ya.





pada subuh dimana fajar menyingsing
pada embun dimana ia tergelincir
dan, pada pagi dimana sisa hujan dalam dahan menebar wangi
di sana lah harusnya hati mengerti

tentang hidup yang memberi harap
tentang jatuh yang memberi cemas kerap
tentang semangat yang harusnya tak terperangkap

lalu liku awalnya menantang
namun jadi gelisah kemudian bertentang
berkata diri sulit bertahan
mencari-cari bantuan pada Tuhan

dan bila doa sudah terus dipanjatkan
memohon hati ditenangkan
namun rusuh di hati tak mau bungkam
mungkin benarkah Tuhan hendak berfirman

tentang pintu yang tak hanya satu
agar mencoba jalan yang baru
menarik resah hati yang mulai membatu
lalu digantiNya dengan yang biru,
biru dalam pengertianku.




Oke, kali ini, sungguh benar-benar curhatan aja. bbbrrrr *geleng2kepala

Oya, ngomong-ngomong, saya mau mulai menulis. Semoga gak seperti sebelumnya, buntu di tengah-tengah terus berhenti. Padahal pengen ada yang diterbitin. Bismillah. Semoga bisa jadi jalan tengah, menenangkan hati yang gelisah.



0 komentar: